ANJAR SRIRAHMAWATI . UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Minggu, 15 Februari 2015

7 Penemuan Baru Teknologi Sederhana Pelajar Indonesia

Banyak orang mengatakan negatif tentang pelajar Indonesia. Padahal ada banyak pelajar kreatif yang mampu membanggakan negara. Berikut beberapa penemuan pelajar kita, yang mendunia dan dapat menginspirasi kita, para pelajar bangsa, untuk lebih kreatif lagi :

1.Sepatu Anti Pelecehan Seksual

 Diciptakan oleh Hibar Syahrul Gafur, seorang pelajar dari SMPN 1 Bogor, ide sepatu anti pelecehan seksual ini timbul karena ia merasa miris dengan banyaknya kasus pelecehan di jalanan. Sepatu anti pelecehan seksual dilengkapi dua tembaga di sol bagian depan sepatu serta beberapa baterai.
Baterai-baterai tersebut akan mengalirkan listrik bertegangan 450 volt. Pemakai sepatu cukup menyentuhkan sepatunya pada pelaku, maka pelaku akan merasakan sentruman yang cukup membuatnya jera. Temuan Hibar tersebut menarik perhatian banyak kalangan, terlebih para perempuan.

2. Bra Penampung ASI

Selasa, 10 Februari 2015

TIPS SIAP HADAPI UJIAN NASIONAL

Jengg .. Jeenngg .. Jengg ..
Ujian Nasional sudah di depan mata. Siapkan diri kita untuk raih nilai semaksimal mungkin, karena bagaimanapun juga nilai yang bagus pasti mudah mendapatkan sekolah yang diinginkan. (Walaupun realitanya sekarang, yang penting punya DUIT, beres!! #mirisSekalii ).
Sobat, mungkin beberapa tips berikut dapat membantu menghadapi UN :
1. Belajar
Sudah pasti kalau yang ini bukanlah rahasia umum lagi. Metode belajarnya perlu ditata dengan baik. Mungkin kalian pernah mendengar istilah rajin belajar pangkal pandai, iya sepertinya istilah ini sangat tepat sekali. Mulai sekarang ditingkatkan belajarnya. Kalau dulunya malas-malasan segera dirubah menjadi rajin belajar ya!! 

2. Belajar cerdas
Belajar yang cerdas bisa jadi pilihan. Ada kerja keras, ada juga kerja cerdas. Dalam hal belajar pun sama saja, belajar keras atau belajar cerdas? akan sangat optimal apabila kerja keras dan kerja cerdas kita kombinasikan. 

3. Hafalan
Mungkin ada yang sangat kesulitan ketika harus berhadapan dengan urusan hafal menghafal. Iya, itu dapat dimaklumi, karena memang kelebihan dan kelemahan orang itu memang berbeda-beda. Tidak bisa disalahkan juga.